Tuesday, February 19, 2013
Tidur Pun Butuh Kesabaran
perjalan yang begitu melelahkan membuat Alunk ingin beristirahat disekret kampus..
melihat kondisi yang begitu ribut membuatnya berpikit dua kali untuk tidaur karena pasti akan terganggu..
namun dengan kondisi fisik yang sangat lelah dan mata yang sesekali momohon untuk di pejamkan seilah oleh memaksa untuk istirahat sejenak..
dia kemudian berpikir untuk memcari tempat yang dapat membuatnya istiraha dengan tenang (bukan mati ya)
selang beberapa menit kemudian.. satu persatu teman-temannya pulang dan alunk pun merasa tenang karena bisa istirahat..
diapun tidur dengan begitu nyenyak dengan iringan music slow yang diputar di HP yang baru saja dia beli..
beberapa menit kemudian..
muncullah ade eko yang merupakan teman seperguruan di suatu cabang bela diri..
di nyenyak tidurnya ade eko membangangunkan alunk
Alunk...
Alunk..
O Alunk..
sambil menepuk-nepun pundaknya..
Alunk......
sambil menepuk-nepun pundaknya..
Alunk......
Alunk pun terbangun..
"kenapa eko?" tanya Alunk..
"kenapa eko?" tanya Alunk..
eko menjawab...
bangun mako.. kira mauko tidur...
bangun mako.. kira mauko tidur...
Maksudmu ?????
alunk bertanya dalam kebingungan yang diselingi ekspresi wajah yang seolah-olah ingin menyantap eko mentah-mentah..
hahahhaaaaaa
Karate Abal-abal
baru saja hal menarik terjadi
dimana ade eko budiawan saputra bersama zahrun awal yang merupakan mahasiswa .................. ikut latihan perdana karateka.. namun lucunya.. ketika diajar jurus pertama.. malah kaya' gangnam style..
ketika ditanya mengapa seperti itu..
zahrun menjawa.. ini lah gaya saya sensei..
masalah buat loh...
hahahahaaa
Karateka Abal-abal
baru saja hal menarik terjadi
dimana ade eko budiawan saputra bersama zahrun awal yang merupakan mahasiswa .................. ikut latihan perdana karateka.. namun lucunya.. ketika diajar jurus pertama.. malah kaya' gangnam style..
ketika ditanya mengapa seperti itu..
zahrun menjawa.. ini lah gaya saya sensei..
masalah buat loh...
hahahahaaa
Alam Dilembah Semesta
Angin dingin kelam berderik
kebut putih menghapus mentari
tegak cahyanya menusuk citra
pahatan gunung memecah langit
kebut putih menghapus mentari
tegak cahyanya menusuk citra
pahatan gunung memecah langit
Indahnya Alam Negeri Ini
Kicauan burung terdengar merdu
menandakan adanya hari baru
indahnya alam ini membuatku terpaku
menandakan adanya hari baru
indahnya alam ini membuatku terpaku
Tanah Airku
Angin berdesir dipantai
burung berkicau dengan merdu
embun pagi membasahi rumput-rumput
itulah tanah airku
sawahnya menghijau
burung berkicau dengan merdu
embun pagi membasahi rumput-rumput
itulah tanah airku
sawahnya menghijau
Saturday, February 16, 2013
kisahku
hidup ini laksana permainan belaka.. dan juga ibarat pertandingan yang saling memperebutkan kemenangan hingga berakhir dengan penghianatan..
berawal dari kekosongan. ku berjalan mengarungi samudera, memcari setitik cinta yang dapat menyejukkan hatiku, hingga kutemui dirimu yang sedang gelisah..
aku terpana melihat eloknya wajahmu dengan senyuman yang begitu indah memberiku semangat hari ini. kau laksana bidadari yang diciptakan tuhan untukku hari ini.
hari begitu cerah, bungan ditaman pun kian berbisik akan kecemburuan.
hingga terpikir olehku untuk mengenal dirimu, namun hati ini tak punya cukup nyali tuk mendekatimu. tapi kau seolah-olah memberikan energi besar untukku hingga hanya satu kata yang kupikirkan yaitu "mengenalmu".
mengenalmu adalah suatu kesyukuran bagiku, kesyukuran tiada henti yang ku sampaikan kepada sang penguasa cinta atas hadiah yang diberikan kepadaku hati ini, hari demi hari kita lalui bersama, makan, jalan-jalan, nonton, nyanyi bersama, dan segala hal yang begitu indah kila lalu dengan kebahagiaan.
sampai tak pernak terbesik olehku bahwa dibalik kebahagiaan selalu ada kesedihan, kedua hal ini lakana dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. disinilah awal kesedihanku, kesedihan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, kesedihan yang membuatku tak lagi mampu melihat bintang dimalam hari dan indahnya memtari dipagi hari, yang ada hanyalah kegelapan, kegelapan yang meredupkan hati ini.
saya tak pernah sadar bahwa ternyata kamu akan meninggalkan jejak ini. memninggalkan kebersamaan ini.
hari demi hari telah berlalu, langkah ini pun telah jauh meniggalkan jejak. jejak yang begitu indah, keindahan yang tak akan terlupakan.
pernah suatu ketika kau memintaku tuk berjalan membelakangimu, jujur aku tak tahu apa maksud dari itu, yang ku tahu hanyalah, itu sekedar candaan darimu, karena semua berjalan secara normal, tak ada yang beda waktu, jujur, aku saya tak pernah sadar akan hal ini.
penyesalan selalu datang belakangan, itulah yang dikatakan sebagian besar orang, yang mungkin benar bahwa penyesalan memang selalu ada dalam setiap tindak tanduk dari tindakan manusia.
kepergianmu merupakan kesedihan bagiku, ku masih mengingat tempat kita dipertemukan sekaligus tempat kita dipisahkan. harapku untukmu jika tuhan mengirimmu kembali untukku, datanglah ketempat itu, karena kumasih menunggumu, namun, jika ku tak lagi berada ditempat itu, ketahuilah bahwa cinta kita selalu kusimpan dan kukemas dengan kebahagiaan dan senyuman.
salam manis untukmu
berawal dari kekosongan. ku berjalan mengarungi samudera, memcari setitik cinta yang dapat menyejukkan hatiku, hingga kutemui dirimu yang sedang gelisah..
aku terpana melihat eloknya wajahmu dengan senyuman yang begitu indah memberiku semangat hari ini. kau laksana bidadari yang diciptakan tuhan untukku hari ini.
hari begitu cerah, bungan ditaman pun kian berbisik akan kecemburuan.
hingga terpikir olehku untuk mengenal dirimu, namun hati ini tak punya cukup nyali tuk mendekatimu. tapi kau seolah-olah memberikan energi besar untukku hingga hanya satu kata yang kupikirkan yaitu "mengenalmu".
mengenalmu adalah suatu kesyukuran bagiku, kesyukuran tiada henti yang ku sampaikan kepada sang penguasa cinta atas hadiah yang diberikan kepadaku hati ini, hari demi hari kita lalui bersama, makan, jalan-jalan, nonton, nyanyi bersama, dan segala hal yang begitu indah kila lalu dengan kebahagiaan.
sampai tak pernak terbesik olehku bahwa dibalik kebahagiaan selalu ada kesedihan, kedua hal ini lakana dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. disinilah awal kesedihanku, kesedihan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, kesedihan yang membuatku tak lagi mampu melihat bintang dimalam hari dan indahnya memtari dipagi hari, yang ada hanyalah kegelapan, kegelapan yang meredupkan hati ini.
saya tak pernah sadar bahwa ternyata kamu akan meninggalkan jejak ini. memninggalkan kebersamaan ini.
hari demi hari telah berlalu, langkah ini pun telah jauh meniggalkan jejak. jejak yang begitu indah, keindahan yang tak akan terlupakan.
pernah suatu ketika kau memintaku tuk berjalan membelakangimu, jujur aku tak tahu apa maksud dari itu, yang ku tahu hanyalah, itu sekedar candaan darimu, karena semua berjalan secara normal, tak ada yang beda waktu, jujur, aku saya tak pernah sadar akan hal ini.
penyesalan selalu datang belakangan, itulah yang dikatakan sebagian besar orang, yang mungkin benar bahwa penyesalan memang selalu ada dalam setiap tindak tanduk dari tindakan manusia.
kepergianmu merupakan kesedihan bagiku, ku masih mengingat tempat kita dipertemukan sekaligus tempat kita dipisahkan. harapku untukmu jika tuhan mengirimmu kembali untukku, datanglah ketempat itu, karena kumasih menunggumu, namun, jika ku tak lagi berada ditempat itu, ketahuilah bahwa cinta kita selalu kusimpan dan kukemas dengan kebahagiaan dan senyuman.
salam manis untukmu
Subscribe to:
Posts (Atom)